Jumat, 30 Desember 2011

Mengenal Jenis-Jenis Kuas Lukis

 
Kuas untuk melukis beragam macamnya bisa dikelompokan beberapa kelompok menurut bentuk bulu kuas, diantaranya adalah bulat lancip, bulat tumpul, persegi rata, persegi lancip, besar dan ukurannya tiap merek tidak sama, nomor bisa sama tetapi besarnya bisa berbeda.
Kegunaan masing-masing kuas tidak sama, misalnya yang bulat lancip untuk mengerjakannya yang rumit, sedang yang persegi rata untuk menangani bidang lebih lebar, cocok untuk mengeblok bidang lukisan.
Berdasarkan danganan (stik) kuas dapat dijadikan dua kelompok sedang dan panjang, masing-masing kelompok digunakan pada tingkat kesulitan masing-masing dan bisa berbeda cara dan jarak memegangnya pada batang kuas, untuk mengeblok kanvas cara memegangnya bisa berbeda pada saat pendetailan lukisan, juga berbeda cara dan jarak memegangnya pada saat detail terakhir atau finising lukisan.
Dari perbedaan panjang kuas ini pada saat menggunakan berbeda-beda cara memegang kuas walau masih menggunakan kuas yang sama, apakah digunakan lurus atau berkelok-kelok.

Memilih kuas berdasarkan keperluan. 
Untuk keperluan melukis bisa dibedakan pada bahan untuk melukis, kuas yang digunakan untuk kertas berbeda dengan yang untuk melukis di atas kain kanvas.

Untuk melukis di atas kertas 
Sebaiknya memilih kuas yang berbulu halus dan terasa lembut juka dipegang dengan jari, kuas ini cocok digunakan untuk bahan cat pengencer air. Cat jenis pengencer air ini seperti, water color, gouache, cat poster color dan acrylic. Kuas dan bahan ini cocok untuk anak-anak sekolah. Kalau menggunakan kuas kasar bisa menyebabkan buramnya warna dan bisa juga kertas lobang.

Untuk melukis di atas kain kanvas 
Yang digunakan terbanyak adalah kuas bulu kasar, dipergunakan juga kuas yang berbulu halus untuk memberi efek-efek tertentu pada likisan. Untuk melukis cat minyak lebih banyak memerlukan bermacam jenis bulu dan bentuk kuas karena teknik cat minyak lebih rumit dan juga untuk mencapai gradasi dan komposisisi warna yang maksimal yang bisa di capai oleh cat minyak.

Kuas lukis cepat rusak 
Jika anda menggunakan kuas lukis dalam tahap awal belajar kuas cepat rusak, hal ini karena anda belum tahu alur goresan kuas berbanding arah serat bulu kuas, juga dari sudut kemiringan cara menggunakan kuas berapa derajat sebaiknya saat menggunakan. Tekanan kuas pada saat menggunakan sangat berpengaruh, jika tidak sesuai akan cepat rusak juga.

Cara memilih kuas yang lurus 
Kuas yang benar-benar lurus dan rapi bulu kuasnya merupakan keharusan terutama kuas untuk keperlua pendetailan dan finising karena pada tahap ini diperlukan akurasi tinggi, jika bengkok sedikit saja keakuratan sulit dicapai.Caranya untuk memilih kuas yang lurus adalah, tangan yang satu memegang ujung kuas dan tangan yang satunya lagi memegang pangkal kuas dan memutar patang kuas. Dengan cara ini dapat diketahui lurus atau bengkok mulai dari ujung kuas (bulu kuas) sampai pangkal kuas.

Nah sekarang sudah tau kan jenis-jenis kuas, semoga bermanfaat. Oh ya  lihat juga cara memegang kuas .

Tradisi Bakar Uang Di Malam Pergantian Tahun

Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.

Perayaan malam tahun baru adalah petang hingga malam hari tanggal 31 Desember yang merupakan hari terakhir dalam tahun kalender Gregorian, sehari sebelum Tahun Baru. Dalam kebudayaan Barat, malam tahun baru dirayakan dengan pesta-pesta dan acara berkumpul bersama kerabat, teman, atau keluarga menanti saat pergantian tahun.

Pesta malam tahun baru di berbagai negara

Amerika Serikat

Bola di Times Square
Pesta pergantian tahun di New York City dipusatkan di Times Square. Orang membanjiri Times Square untuk mengikuti acara penghitungan detik-detik pergantian tahun yang disiarkan jaringan televisi nasional. Sejak lebih dari 100 tahun yang lalu, acara pergantian tahun ditandai dengan tradisi penurunan bola raksasa di Times Square. Bola dibuat dari Waterford Crystal dengan diameter 182,8 cm, dan berat 485,34 kg. Bola bisa dilihat dari kejauhan karena diberi hiasan lampu-lampu. Pada pukul 23.59.00, bola diturunkan dari tiang pengikatnya di atas gedung One Times Square, dan sampai di bagian bawah tiang tepat pukul 00.00 tengah malam. Sama dengan julukan yang diberikan untuk New York City, bola ini juga dijuluki "apel besar" (big apple).

Australia

Semua kota besar di Australia melangsungkan pesta malam tahun baru yang biasanya disertai pesta kembang api. Di Perth, Australia Barat, kembang api diluncurkan dari tongkang di sepanjang Sungai Swan. Di Brisbane, sejumlah 50.000 orang berkumpul setiap tahunnya, di daerah sekitar Sungai Brisbane untuk menyaksikan kembang api. Pesta malam tahun baru di Melbourne dan Sydney adalah pesta malam tahun baru terbesar di Australia. Lebih dari satu juta orang berkumpul di Pelabuhan Sydney untuk merayakan pesta malam tahun baru

Brazil

Malam tahun baru (Véspera de Ano Novo) adalah salah satu perayaan termeriah dalam setahun di Brazil. Sebagian besar kota-kota besar di Brazil, dan kota-kota berukuran sedang mengadakan pesta kembang api dan pertunjukan musik selepas tengah malam. Pesta malam tahun baru yang terkenal adalah pesta di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro. Kota São Paulo juga mengadakan pertandingan Maraton Saint Silvester (Corrida de São Silvestre) yang diikuti pelari maraton dari seluruh dunia.

Britania Raya

Di Skotlandia, orang menunggu meriam ditembakkan dari Istana Edinburgh yang menandakan tahun baru telah tiba. Perayaan tahun baru di Skotlandia disebut Hogmanay. Skotlandia dikenal sebagai tempat asal lagu Auld Lang Syne yang sering digunakan sebagai lagu penutup tahun. Penciptanya adalah penyair Skotlandia bernama Robert Burns. Pesta malam tahun baru diadakan di kota-kota besar seperti Edinburgh dan Glasgow. Di London, pesta kembang api besar-besaran berlangsung selama 10 menit di London Eye.

Denmark

Orang Denmark biasanya merayakan malam tahun baru (disebut nytårsaften dalam bahasa Denmark) dengan kembang api dan sampanye bersama keluarga dan teman dekat. Hidangan makan malam yang mewah menjadi pelengkap malam tahun baru. Makanan spesial tahun baru adalah kue bolu tradisional marzipan ring cake (bahasa Denmark: kransekage, translasi literal: bolu cincin). Orang Denmark sering melihat pidato menyambut Tahun Baru yang disampaikan Ratu Denmark di televisi. Puncaknya ketika jam di Balai Kota Kopenhagen menunjukkan tepat tengah malam. Orang yang berkumpul di lapangan kota bersorak-sorak dan menyalakan kembang api. Seperti halnya stasiun televisi Jerman, stasiun televisi nasional DR1 mempunyai tradisi menayangkan film komedi Dinner for One (bahasa Denmark: 90 års fødselsdagen, atau Ulang tahun ke-90).

Ekuador

Orang Ekuador memiliki tradisi unik dalam merayakan malam tahun baru. Tokoh-tokoh yang tidak disukai, seperti politisi yang dibenci dijadikan model orang-orangan dari jerami, kertas koran, pakaian usang, berikut topeng dari kertas. Sering pula orang-orangan tersebut diisi dengan kembang api. Selepas tengah malam, orang-orangan tersebut dibakar untuk melambangkan terhapusnya tahun yang lewat, dan datangnya tahun yang baru. Asal-usul tradisi ini tidak jelas. Kemungkinan tradisi ini dimulai setelah terjadi epidemi demam kuning yang menewaskan banyak orang. Mayat korban dimusnahkan dengan cara dibakar.
Tradisi lain yang terkenal adalah tradisi "janda menangis". Laki-laki yang berpakaian sebagai wanita harus membuat sebanyak mungkin orang tertawa dengan menangis habis-habisan. Orang di sekelilingnya lalu memberinya uang sekadarnya. Selain itu, orang Ekuador juga memiliki tradisi memakan buah anggur sambil mengucapkan harapan di tahun yang baru. Semuanya ada 12 buah anggur yang melambangkan 12 harapan, dan harus dimakan sebelum tengah malam. Tradisi memakai pakaian dalam berwarna kuning yang dipercaya mendatangkan keberuntungan di tahun baru. Sementara itu, koper yang dibawa berkeliling di luar rumah dipercaya membuat pemiliknya bisa bepergian ke tempat idaman.

Filipina

Orang Filipina biasanya merayakan tahun baru bersama keluarga dan teman dekat. Di rumah-rumah diadakan pesta jamuan makan malam yang disebut media noche. Di antara makanan yang disajikan terdapat hidangan utama berupa pancit, jamon (ham), atau lechon (babi guling) bila keluarga tersebut tergolong mampu.
Sebagian orang Filipina mematuhi serangkaian tradisi malam tahun baru. Di antaranya terdapat tradisi mengenakan baju bermotif bulat-bulat (polka dot), karena bentuk lingkaran dipercaya mendatangkan uang dan keberuntungan. Selain itu, tradisi mengguncang-guncang uang logam di dalam panci bertutup sambil berkeliling di dalam rumah, dan menghidangkan buah berbentuk bundar dipercaya mendatangkan keberuntungan. Di saat pergantian tahun, orang Filipina juga menyalakan petasan dan kembang api. Pengusaha swasta mengadakan pesta malam tahun baru di kota-kota dengan bantuan pemerintah setempat. Di antara pesta yang terkenal adalah pesta yang diadakan di lapangan Plaza Sulayman, Manila.

Hong Kong, RRC

Di Hong Kong, orang berkumpul di pinggir pantai distrik Central, Causeway Bay and Tsim Sha Tsui untuk melihat permainan cahaya di gedung-gedung pencakar langit sepanjang Pelabuhan Victoria. Pesta detik-detik pergantian tahun diadakan di lapangan Times Square dan Ocean Terminal.

India

Perayaan malam tahun baru diadakan di kota-kota besar seperti Bangalore, Delhi, Chennai, Hyderabad, dan Mumbai. Acara yang diadakan seperti pertunjukan musik dan tari oleh bintang-bintang bollywood dan pesta kembang api.

Indonesia

Di Indonesia, malam tahun baru dirayakan dengan berkeliling kota menggunakan mobil dan sepeda motor. Terompet dari kertas karton yang dibunyikan orang di jalan-jalan dan tempat hiburan telah menjadi budaya masyarakat saat menyambut pergantian tahun. Hotel-hotel berbintang menawarkan paket bagi keluarga yang merayakan tahun baru dengan menginap di hotel dan villa atau sejenis penginapan. Selain itu, hotel dan tempat-tempat hiburan mengadakan jamuan makan malam dan pertunjukan musik.Bali merupakan tujuan favorit pada saat malam tahun baru.
Di Jakarta, jalan-jalan protokol dimaceti pengguna jalan yang memeriahkan pesta pergantian tahun dengan meniup trompet dari kertas karton. Pesta pergantian tahun di Jakarta dipusatkan di Monas dan Ancol Bay City. Kawasan Monas diramaikan ribuan orang yang datang menggunakan sepeda motor dan mobil. Pergantian tahun baru di Ancol diramaikan dengan panggung musik dan pesta kembang api. Di Taman Mini Indonesia Indah, pesta pergantian tahun menampilkan panggung musik dangdut dan kesenian tradisional.

Jepang

Ōmisoka atau Ōtsugomori  adalah istilah bahasa Jepang untuk hari terakhir dalam setahun. Sewaktu kalender lunisolar seperti kalender Tempō masih digunakan di Jepang, ōmisoka jatuh pada bulan ke-12 hari ke-30, atau bulan ke-12 hari ke-29. Setelah menggunakan kalender Gregorian, ōmisoka jatuh pada tanggal 31 Desember. Dalam penanggalan lunisolar, "misoka" berarti hari terakhir dalam sebulan, sedangkan hari terakhir dalam setahun disebut Ōmisoka (misoka besar). Kata "misoka" berarti tanggal 30, dan berasal dari kata "miso" (三十?, tiga puluh).
Sepanjang hari terakhir dalam setahun, orang Jepang disibukkan dengan berbagai tradisi "toshi koshi" (melewatkan tahun). Malam pergantian tahun (31 Desember hingga 1 Januari pagi hari) disebut "joya" (malam tahun baru), dan merupakan kesempatan berkumpul bagi anggota keluarga. Pada malam pergantian tahun tahun baru, di Jepang terdapat tradisi memakan soba yang disebut toshikoshi soba dan ikan sarden (toshikoshi iwashi). Selain itu, orang Jepang memiliki tradisi menyambut toshigami (dewa tahun baru) dengan cara tidak tidur hingga di pagi hari. Orang yang lekas tertidur dipercaya rambutnya menjadi beruban. Di malam pergantian tahun, kuil-kuil Buddha melakukan tradisi membunyikan genta malam tahun baru sebanyak 108 kali yang melambangkan jumlah nafsu manusia. Salah satu acara televisi untuk menyambut pergantian tahun adalah NHK Kōhaku Uta Gassen.

Jerman

Silvester adalah sebutan orang Jerman untuk malam tahun baru. Setiap malam tahun baru, stasiun televisi di Jerman sejak tahun 1972 menayangkan film komedi singkat berbahasa Inggris, Dinner for One. Sepotong kalimat lucu (punch line) dalam komedi ini, "same procedure as every year" (prosedur yang sama seperti setiap tahun) telah menjadi ungkapan terkenal di Jerman.Di Berlin, pesta malam tahun baru di berbagai tempat dirayakan oleh lebih dari satu juta orang, berikut pesta kembang api di Gerbang Brandenburg.

Kanada

Di Kanada, malam tahun baru dilewatkan dengan berkumpul bersama keluarga. Pesta yang lebih besar sering mengundang keluarga yang menjadi kerabat dekat. Pesta malam tahun baru di Kanada juga dimeriahkan dengan pesta kembang api. Bagi orang Kanada, hari Natal dan malam tahun baru merupakan kesempatan untuk bertemu keluarga dan pesta makan enak di rumah. Dalam bahasa Perancis, pesta ini disebut Réveillion. Di Ottawa, orang pergi ke pusat keramaian di distrik Byward Market untuk merayakan tahun baru. Di Quebec, pesta malam tahun baru (le Jour du Nouvel An) dirayakan dengan keluarga dan teman-teman berikut tradisi tukar menukar hadiah. Di daerah pedesaan dan kawasan terpencil, orang mengendarai mobil salju dan mengadakan pesta di bukit-bukit yang tinggi sambil mengadakan pesta barbekyu untuk memanggang bistik atau hotdog. Di daerah pedesaan Quebec, orang memancing ikan di tengah es dan minum-minum bersama teman hingga pagi hari tanggal 1 Januari. Pesta kembang api untuk merayakan tahun baru diadakan di Toronto, Montreal and Niagara Falls, Ontario.

Meksiko

Orang Meksiko memakan 12 buah anggur satu per satu sambil mengikuti bunyi lonceng gereja yang dibunyikan menjelang pergantian tahun. Sebuah anggur dimakan sambil mengucapkan sebuah harapan di tahun yang baru. Di malam tahun baru, orang yang ingin menemukan pasangan di tahun yang baru mengenakan pakaian dalam berwarna merah. Pakaian dalam berwarna kuning dipakai orang yang ingin banyak mendapat rezeki. Tradisi malam tahun baru yang lain, termasuk di antaranya kegiatan menyapu sampah ke luar, membawa-bawa koper ke luar rumah (melambangkan perjalanan di masa depan), dan menggantung boneka domba dari benang wol di pegangan pintu. Perayaan malam tahun baru di Meksiko dan Spanyol memiliki banyak persamaan.

Perancis

Orang Perancis menyebut malam tahun baru sebagai la Saint-Sylvestre, sedangkan pestanya disebut le Réveillon de la Saint-Sylvestre. Hidangan istimewa dalam pesta malam tahun baru adalah sampanye dan foie gras. Selain pesta besar yang disebut une soirée dansante, pesta malam tahun baru juga dirayakan secara sederhana dengan teman atau keluarga.
Masa liburan berakhir pada tanggal 6 Januari untuk merayakan Epifani. Pada hari Epifani, orang di berbagai daerah memakan kue bolu khas daerah tersebut.

Selandia Baru

Auckland terletak 496,3 km sebelah barat Batas penanggalan internasional yang menjadikannya kota besar pertama di dunia yang mengalami pergantian tahun. Malam tahun baru dirayakan dengan berpesta di jalan-jalan utama dan pesta kembang api. Di kota-kota lainnya, dewan kota biasanya mengadakan pesta-pesta lokal, karnaval, dan pesta kembang api. Pada tahun belakangan ini, minuman beralkohol dilarang di lokasi-lokasi keramaian pesta tahun baru.

Spanyol

Nochevieja atau Fin de Año adalah sebutan untuk malam tahun baru di Spanyol. Perayaan dimulai dengan makan malam bersama keluarga. Hidangan yang disajikan biasanya berupa masakan dari udang, domba, atau ayam kalkun. Pakaian dalam berwarna merah yang dipakai pada malam tahun baru dipercaya mendatangkan nasib baik. Perhitungan detik-detik pergantian tahun mengikuti jam yang ada di gedung Casa de Correos dekat lapangan Puerta del Sol, Madrid. Orang Spanyol memiliki tradisi memakan 12 buah anggur, satu per satu mengikuti bunyi lonceng jam. Tradisi memakan 12 buah anggur bermula dari tahun 1909. Pada waktu itu, petani anggur di Alicante membuat tradisi memakan anggur sebagai cara menghabiskan surplus produksi anggur mereka. Hingga sekarang, tradisi tersebut dipatuhi sebagian besar orang Spanyol, dan 12 buah anggur identik dengan tahun baru. Setelah pergantian tahun, orang saling memberi selamat tahun baru sambil bersulang dengan gelas minuman anggur bersoda seperti cava atau sampanye, dan cider.
Setelah makan malam bersama keluarga dan makan anggur, anak-anak muda pergi ke tempat hiburan malam dan aula hotel untuk berpesta sampai pagi. Tradisi pesta ini disebut cotillones de nochevieja, dan berasal dari kata cotillón yang dalam bahasa Spanyol berarti pernik-pernik pesta. Di pagi harinya, peserta pesta biasanya berkumpul untuk menikmati hidangan sarapan pagi musim dingin berupa minuman cokelat panas dan churro (kue goreng).

Taiwan


Perayaan malam tahun baru di Taipei
Sebagian orang Taiwan merayakan malam tahun baru dengan menghadiri panggung musik di kota-kota besar. Layar super lebar digunakan untuk saling berteriak mengucapkan ucapan selamat tahun baru dengan lokasi pesta di kota-kota lain di Taiwan. Di Taipei, keramaian berpusat di kawasan bisnis dan perbelanjaan sekitar gedung Taipei 101. Orang yang berkumpul di jalan-jalan sekeliling Taipei 101 berteriak bersama menghitung detik-detik pergantian tahun mulai dari 10 hingga nol. Selapis lampu di gedung Taipei menyala pada setiap hitungan. Setiap lapis terdiri dari 8 lantai, dan seluruhnya ada 8 lapis lampu pada gedung Taipei 101. Pada setiap hitungan, kembang api diluncurkan ke segala penjuru dari setiap lapis lampu.

Turki

Malam tahun baru di Turki dimeriahkan dengan hiasan Natal dan dekorasi hari raya (Bayram). Orang Turki memiliki tradisi tukar-menukar hadiah, dan mengadakan pesta makan malam bersama keluarga dan teman-teman. Makanan yang dihidangkan antara lain panggang ayam kalkun, pilaf, dolma, börek, hummus, musakka atau masakan lain dari terong yang dilengkapi roti pide, serta minuman salep dan boza.
Sementara stasiun televisi dan radio menayangkan acara spesial malam tahun baru, pemerintah kota di seluruh negeri mengadakan acara pengumpulan dana bagi orang tidak mampu. Selain itu, di Turki juga diadakan panggung musik, acara untuk seluruh keluarga, dan kesenian tradisional seperti Karagöz dan Hacivat.
Pesta malam tahun baru diadakan di pusat keramaian kota Istanbul, Ankara, Izmir, Adana, dan Antalya. Di Istanbul, keramaian malam tahun baru berpusat di distrik Taksim, Beyoğlu, Nişantaşı, Kadıköy , dan Lapangan Kızılay, Ankara. Acaranya berupa tari, konser, pertunjukan sinar laser, dan pesta kembang api.

Venezuela

Venezuela dan Spanyol memiliki tradisi malam tahun baru di hampir serupa. Orang yang ingin mendapat pacar diharuskan memakai pakaian dalam berwarna kuning di malam tahun baru. Sementara itu, orang yang ingin mendapat rezeki harus memiliki uang kertas pecahan besar ketika mengangkat gelas untuk bersulang. Orang yang ingin bepergian dipercaya keinginannya terkabul bila membawa-bawa koper di sekeliling rumah.
Sebagian orang mendengarkan acara spesial di radio yang menyajikan acara pergantian tahun. Selain itu, penduduk Caracas menantikan bunyi lonceng gereja sebanyak 12 kali dari Gereja Katedral Caracas. Radio di Venezuela memiliki tradisi menyiarkan lagu-lagu tentang kesedihan di akhir tahun. Di antara lagu-lagu yang populer untuk diudarakan pada malam tahun baru, terdapat lagu-lagu seperti "Viejo año" ("Tahun lama") oleh Gaita grup Maracaibo 15 dan "Cinco pa' las 12" ("Lima menit setelah jam dua belas"). Lagu yang disebut terakhir sering dibawakan ulang oleh penyanyi pop seperti Nestor Zavarce, Nancy Ramos, dan José Luis Rodríguez El Puma. Lagu yang paling disukai orang Venezuela untuk lima menit pertama setelah pergantian tahun adalah "Año Nuevo, Vida Nueva" ("Tahun Baru, Hidup Baru") oleh grup musik Billo's Caracas Boys.


Semua itu tentu saja tidak mengeluarkan biaya sedikit , apalagi kita ketahui perayaan malam tahun baru identik dengan pesta kembang api. Tidak sedikit pula jumlah kembang api yang dibakar, dan kembang api pun tidak didapat cuma-cuma. Ya . . . tidak cuma-cuma, tapi harus dibeli dengan uang dan kemudian dibakar untuk merayakan pesta pergantian tahun. Inilah tradisi bakar uang untuk merayakan malam pergantian tahun.


SELAMAT TAHUN BARU 2012

Kamis, 29 Desember 2011

tunjuk satu bintang dalam hidupmu . . .
kelak sinarnya akan menerangi hatimu . . .

Selasa, 27 Desember 2011

Suatu Ketika, Kelak Nanti Akan Terjadi

 suatu pagi
 ketika sinar mentari merayap masuk
lewat celah-celah jendela

 disitu ku temukan dirimu
 terbaring tepat disampingku

 saat mata terbuka
 kulihat wajah manis masih tertidur
 ya tertidur . . .
 manis

 tangannya mendekap diatas dadaku
seolah tak ingin lepas

tak tega meninggalkannya tertidur sendiri
kecupan dikening membuka matanya

senyum manis dari bibir mungil pun terlihat
ucapan mesra menyambut
"selamat pagi sayang"

senyuman itu pun sudah cukup mnjawab
isi hatinya

seraya tk ingin lepas
dekapan lembut di atas dada
mendegupkan jantung

semakin dalam rasa ini
semakin takut kehilangan

Galau

Senin malam jam dua belas, dua puluh enam Desember dua ribu sebelas
Sendiri ditemani segelas kopi dan sepotong roti
Saat menanti tanpa kabar pasti

Mencoba pejamkan mata
Huuuffftthhh, lagi-lagi tak bisa
Perasaan tak tenang, jantung berdegup kencang

Ada apa gerangan ?
Semoga tidak terjadi apa-apa
Huuuffftthhh, sepertinya perasaan ini terlalu dalam

Atau mungkin . . . .
Diri ini galau . . . .

Sabtu, 24 Desember 2011

mimpi seorang bodoh

mimpi yang jadi kenyataan . . .
sepertinya itu ungkapan yang pantas untuk mereka yang berpendidikan dan berkecukupan. . .
apakah orang bodoh boleh bermimpi ?
tentu saja boleh, tapi tidak untuk menjadi kenyataan . . .
kenapa bisa seperti itu ?

kembali berkaca pada diri sendiri . . .
apakah pantas mendapatkan itu semua ?
kalaupun mimpi itu menjadi kenyataan . . .
hanya akan menjadi gunjingan yang dianggap hanya bualan belaka . . .

ketika ditanya, dapatkah kamu berkomunikasi dengan bahasa asing ?
tentu tidak, karena pendidikan saya pas-pasan . . .
kenapa kau berada diposisi itu ?
karena belajar dari pengalaman (jawaban polos seorang bodoh)

dasar pembual (umpatan dan cacian yang dilontarkan orang yang lebih berpendidikan)

kalau saja mimpi itu menjadi kenyataan (harapan besar seorang bodoh)

Apakah mimpi bisa dibeli ? (tanya orang yang hidup dengan bergelimang harta)

Jumat, 23 Desember 2011

Tentang Wayang Kulit

Wayang kulit adalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata Ma Hyang artinya menuju kepada yang maha esa, . Wayang kulit dimainkan oleh seorang dalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang, dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh para pesinden. Dalang memainkan wayang kulit di balik kelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong), sehingga para penonton yang berada di sisi lain dari layar dapat melihat bayangan wayang yang jatuh ke kelir. Untuk dapat memahami cerita wayang(lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.

Membuat Wayang Kulit
Wayang kulit dibuat dari bahan kulit kerbau yang sudah diproses menjadi kulit lembaran, perbuah wayang membutuhkan sekitar ukuran 50 x 30 cm kulit lembaran yang kemudian dipahat dengan peralatan yang digunakan adalah besi berujung runcing berbahan dari baja yang berkualitas baik. Besi baja ini dibuat terlebih dahulu dalam berbagai bentuk dan ukuran, ada yang runcing, pipih, kecil, besar dan bentuk lainnya yang masing-masing mempunyai fungsinya berbeda-beda. Namun pada dasarnya, untuk menata atau membuat berbagai bentuk lubang ukiran yang sengaja dibuat hingga berlubang. Selanjutnya dilakukan pemasangan bagian-bagian tubuh seperti tangan, pada tangan ada dua sambungan, lengan bagian atas dan siku, cara menyambungnya dengan sekrup kecil yang terbuat dari tanduk kerbau atau sapi. Tangkai yang fungsinya untuk menggerak bagian lengan yang berwarna kehitaman juga terbuat berasal dari bahan tanduk kerbau dan warna keemasannya umumnya dengan menggunakan prada yaitu kertas warna emas yang ditempel atau bisa juga dengan dibron, dicat dengan bubuk yang dicairkan. Wayang yang menggunakan prada, hasilnya jauh lebih baik, warnanya bisa tahan lebih lama dibandingkan dengan yang bront.

Pertunjukan Wayang Kulit
Wayang kulit adalah seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari setengah milenium. Kemunculannya memiliki cerita tersendiri, terkait dengan masuknya Islam Jawa. Salah satu anggota Wali Songo menciptakannya dengan mengadopsi Wayang Beber yang berkembang pada masa kejayaan Hindu-Budha. Adopsi itu dilakukan karena wayang terlanjur lekat dengan orang Jawa sehingga menjadi media yang tepat untuk dakwah menyebarkan Islam, sementara agama Islam melarang bentuk seni rupa. Alhasil, diciptakan wayang kulit dimana orang hanya bisa melihat bayangan.
Pagelaran wayang kulit dimainkan oleh seorang yang kiranya bisa disebut penghibur publik terhebat di dunia. Bagaimana tidak, selama semalam suntuk, sang dalang memainkan seluruh karakter aktor wayang kulit yang merupakan orang-orangan berbahan kulit kerbau dengan dihias motif hasil kerajinan tatah sungging (ukir kulit). Ia harus mengubah karakter suara, berganti intonasi, mengeluarkan guyonan dan bahkan menyanyi. Untuk menghidupkan suasana, dalang dibantu oleh musisi yang memainkan gamelan dan para sinden yang menyanyikan lagu-lagu Jawa.
 Tokoh-tokoh dalam wayang keseluruhannya berjumlah ratusan. Orang-orangan yang sedang tak dimainkan diletakkan dalam batang pisang yang ada di dekat sang dalang. Saat dimainkan, orang-orangan akan tampak sebagai bayangan di layar putih yang ada di depan sang dalang. Bayangan itu bisa tercipta karena setiap pertunjukan wayang memakai lampu minyak sebagai pencahayaan yang membantu pemantulan orang-orangan yang sedang dimainkan.

Setiap pagelaran wayang menghadirkan kisah atau lakon yang berbeda. Ragam lakon terbagi menjadi 4 kategori yaitu lakon pakem, lakon carangan, lakon gubahan dan lakon karangan. Lakon pakem memiliki cerita yang seluruhnya bersumber pada perpustakaan wayang sedangkan pada lakon carangan hanya garis besarnya saja yang bersumber pada perpustakaan wayang. Lakon gubahan tidak bersumber pada cerita pewayangan tetapi memakai tempat-tempat yang sesuai pada perpustakaan wayang, sedangkan lakon karangan sepenuhnya bersifat lepas.

Secara umum wayang mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, tetapi tak dibatasi hanya dengan pakem (standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil dari cerita Panji.

Pertunjukan wayang kulit telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga ( Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity ). Wayang kulit lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur, sedangkan wayang golek lebih sering dimainkan di Jawa Barat.

Dalang-dalang yang terkenal
Dalang-dalang wayang kulit yang mencapai puncak kejayaan dan melegenda antara lain almarhum Ki Tristuti Rachmadi (Solo), almarhum Ki Narto Sabdo (Semarang, gaya Solo), almarhum Ki Surono (Banjarnegara, gaya Banyumas), Ki Timbul Hadi Prayitno (Yogya), almarhum Ki Hadi Sugito (Kulonprogo, Jogjakarta),Ki Soeparman (gaya Yogya), Ki Anom Suroto (gaya Solo), Ki Manteb Sudarsono (gaya Solo), Ki Enthus Susmono, Ki Agus Wiranto. Sedangkan Pesinden yang legendaris adalah almarhumah Nyi Tjondrolukito.

Kamis, 22 Desember 2011

Tahap Pembuatan Kerajinan Gerabah Khas Pulau Lombok

Banyak orang yang pintar berkarya dan dari hasil karya tersebut mereka bisa melanjutkan hidup mereka walau tidak jarang dari mereka meraih sukses dari karya tersebut, sebagai ontoh kerajinan tangan. Kerajinan tangan mempunyai keunikan tersendiri, jadi tidak heran apabila terkadang kerajinan tangan lebih mahal bahkan sangat mahal. Di pulau Lombok populer dengan kerajinan tangan gerabah, tenun, ukir-ukiran kayu maupun batu, mas dan mutiara. Banyak desa yang menghasilkan kerajinan tangan hingga turun temurun seperti desa banyumulek yang terkenal dengan desa gerabah, desa sukarare yang terkenal dengan tradisional tenunnya, dan desa Labuapi yang terkenal dengan ukir-ukirannya.

Sejarah Gerabah
Barang-barang tembikar yang lebih dikenal dengan nama “ Gerabah” menjadi salah satu bentuk buah karya dan sekaligus tradisi nenek moyang turun-temurun yang pernah ada dan sampai sekarang masih dipertahankan sebagai suatu keahlian penduduk setempat yang telah diakui dunia. Dulu gerabah biasa digunakan untuk menyimpan beras, garam dan bumbu-bumbuan disamping digunakan untuk tujuan memasak.

Pembuatan gerabah merupakan pekerjaan ibu dan anak perempuan , sebaliknya menjual dan membawa ke pasar adalah tugas ayah dan anak lelaki. Namun seiring kemajuan zaman yang begitu cepat dimana sebagain besar ayah dan anak laki-laki ambil bagian dalam pembuatan gerabah bekerja bersama-sama untuk memperoleh hasil yang maksimal dan kualitas yang bagus.

Membuat sebuah pot sederhana saja tidak semudah orang-orang pikirkan karena membutuhkan proses berliku dan lama, sebagai informasi, kami ketengahkan cara-cara pembuatan gerabah ini sebagai berikut:

1. Proses Pencarian tanah liat
Butuh inspeksi yang teliti untuk mendapatkan tanah liat terbaik yang sesuai dengan kualitas standart. Tanah liat yang bagus tidak harus berasal dari desa penghasil gerabah namun berasal dari desa terdekat. Tanah liat tidak serta merta langsung digunakan tapi butuh ketelitian yang mendalam dan memastikan kalau tanah liat tidak bercampur batu-batu kecil dan kotoran.

2. Proses Pengeringan
Setelah inspeksi, tanah liat dipotong-potong seperti kubus dan dijemur di bawah sinar matahari, butuh sekitar 3 atau 4 hari. Bila potongan kubus-kubus tersebut sudah kering, kemudian ditumbuk jadi seperti adonan tepung yang lembut dan disimpan sebelum digunakan sebagai adonan. Yang paling menarik untuk disaksikan tidak ada alat-alat modern yang mendukung dalam pembuatan gerabah, tapi lapisa-lapisan tanah liat terus ditambahkan dari jumlah adonan asli sementara para pengrajin gerabah memutar benda/alat yang digunakan sampai terbentuk benda yang diinginkan, kendati bentuknya seperti sudah jadi namun sebenarnya belum selesai, lalu ada juga pengrajin yang ditugaskan khusus untuk mendekorasi setelah itu benda/pot yang dimaksudkan dibiarkan kering di tempat yang tidak terlalu banyak kena sinar matahari.

3. Proses Mempernis dengan minyak kelapa
Benda/pot yang sudah dipernis adalah kombinasi minyak kelapa dan dibiarkan kering sebelum di kerik/digosok dengan batu hitam atau alat-alat tradisisonal lainnya karena itu permukaannya kelihatan mengkilat dan lagi dikeringkan diterik sinar matahari dan itu butuh satu hari bahkan juga digosok halus di pertengahan siang hari untuk menambah kilauannya.

4. Proses Pembakaran
Benda/pot siap untuk dibakar and dikumpulkan kedalam oven terbuka yang ditutupi jerami padi yang dibakar selama lebih dari 4 jam dan temperature produksinya sekitar 400 sampai 800 derajat Celsius

5. Proses Pewarnaan
Pekerjaan terakhir adalah memilih warna yang tepat , bila warna merah tua yang dikehendaki dilapisi dengan sari biji asam dan bila warna merah jentik yang dikehendaki, cukup jentikkan dengan sekam.

Sejak pelatihan dilaksakan secara intensif, dengan sendirinya para pengarjin gerabah lebih kreatif dalam membuat pola, bentuk serta motif yang diinginkan, jadi mereka telah siap berkompetisi memberikan hasil karya terbaik dengan kualitas hebat di pasar bisnis dunia.

Ada 3 desa penghasil gerabah yang terkenal di Lombok, sebut saja Banyumulek di Lombok Barat, Penujak di Lombok Tengah dan Penakak di Lombok Timur, masing-masing memiliki keunikan serta ciri khas tersendiri.

Cara Membuat Lukisan dari Pelepah Pisang

Tips membuat lukisan dari Pelepah Pisang
Cara pembuatan lukisan, amatlah sederhana bahan dan alat yang dibutuhkan yaitu : pelepah pisang yang telah kering di pohon, gunting, triplek, lem.

Pelepah Pisang : jenis pisang bebas, pelepah pisang yang baik adalah yang sudah kering dipohon, kondisi pelepah pisang benar-benar kering (tidak basah atau lembab), pelepah tidak perlu dijemur di sinar matahari (cukup diangin-anginkan saja). Tidak perlu menggunakan bahan pengawet atau ditambah pewarna buatan, karena akan menghilangkan kesan alami lukisan. Corak warna pelepah pisang yang akan digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pelukis, sesuai dengan gaya dan tema lukisan. Lukisan yang sudah jadi tidak perlu di vernis (bahan pengkilap lukisan). Supaya lebih indah bisa dipakai pigura dan kaca. Agar lukisan awet dan tahan lama, hindari lukisan dari basah/lembab.
Lem : Tidak ada jenis lem khusus untuk lukisan ini. Lem yang biasa digunakan contohnya ; lem kertas biasa yang berbahan dasar tepung singkong/kanji/aci, Lem merek FOX yang biasa dijual dipasaran. Lem FOX lebih sering penulis gunakan, karena daya rekatnya yang cukup kuat, walaupun harganya agak sedikit lebih mahal.
Triplek : Biasanya digunakan untuk dasar lukisan. Selain triplek dapat juga digunakan bahan-bahan lain, seperti karton tebal, kayu, dll
Cara Penempelan Pelepah Pisang : Teknik menempel bebas Untuk melukis pemandangan, kaligrafi, hewan, manusia, biasanya penulis menempel latar belakangnya dulu, baru yang terakhir detailnya. Seperti contoh Lukisan Kaligrafi, pertama tempellah latar belakang yang berwarna gelap semua, setelah kering baru tempel tulisan kaligrafinya yang berwarna terang. Agar hasil tempelan merata dan kuat, biasanya setelah pelepah pisang ditempel, lukisan diberi pemberat diatasnya hingga lem kering (seperti dengan kaca tebal, kayu pemberat, buku yang tebal dll) tujuannya agar lem menempel merata disetiap bagian pelepah pisang yang ditempel.
Teknik menempel dan kombinasi warna lukisan, biasanya akan berkembang lebih baik, bila dilatih secara terus menerus, sehingga suatu saat setiap pelukis akan menemukan cara dan tekniknya sendiri yang dianggap paling praktis dan paling pas bagi dirinya.
Untuk tahap tahap pertama, memang dibutuh keuletan dan kesabaran ekstra, karena bahan dan alat ini tidak lazim digunakan untuk tujuan melukis. Tetapi bila telah mahir dan teknik melukisnya telah didapat sendiri, akan diperoleh sebuah lukisan yang unik dan agak sulit untuk ditiru orang, sehingga nilai jualnya juga lebih baik.
Contoh lukisan pelepah pisang :

curhat org bodoh . . .

Orang-orang pintar dan berpendidikan tinggi tidak akan pernah mau melakukan hal bodoh . . .

Hanya orang bodohlah yang rela melakukan hal-hal bodoh untuk mencapai semua impian dan keinginannya . . .

Do'a Seorang Ibu Kepada Anak Laki-Lakinya


Nak .  . . . . 

Jika kelak kau dewasa . . .
Jadilah anak yang berbakti dan selalu menghormati kedua orangtua mu . . . .

Jika kelak kau menjadi seorang suami . . . .
Jadilah suami yang baik dan menyayangi dengan ikhlas serta tulus kepada istrimu . . . .

Jika kelak kau menjadi seorang Ayah . . . .
Jadilah Ayah yang baik, bimbing dan ajari mereka menjadi pemimpin yang baik, kelak akan menggantikanmu . . .
Jadilah panutan bagi anak-anakmu . . . .

Selasa, 20 Desember 2011

BIOGRAFI BASOEKI ABDULLAH SANG MAESTRO


Basoeki Abdullah (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 25 Januari 1915 – meninggal 5 November 1993 pada umur 78 tahun) adalah salah seorang maestro pelukis Indonesia.Ia dikenal sebagai pelukis aliran realis dan naturalis. Ia pernah diangkat menjadi pelukis resmi Istana Merdeka Jakarta dan karya-karyanya menghiasi istana-istana negara dan kepresidenan Indonesia, disamping menjadi barang koleksi dari berbagai penjuru dunia.

Bakat melukisnya terwarisi dari ayahnya Abdullah Suryosubro yang juga seorang pelukis dan penari. Sedangkan kakeknya adalah seorang tokoh Pergerakan Kebangkitan Nasional Indonesia pada awal tahun 1900-an yaitu Doktor Wahidin Sudirohusodo. Sejak umur 4 tahun Basoeki Abdullah mulai gemar melukis beberapa tokoh terkenal diantaranya Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krishnamurti.
Pendidikan formal Basoeki Abdullah diperoleh di HIS Katolik dan Mulo Katolik di Solo. Berkat bantuan Pastur Koch SJ, Basoeki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag, Belanda, dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA).

Pada masa Pemerintahan Jepang, Basoeki Abdullah bergabung dalam Gerakan Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat yang dibentuk pada tanggal 19 Maret 1943. Di dalam Gerakan Poetra ini Basoeki Abdullah mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi (pelukis dan kritikus seni rupa Indonesia) dan Zaini (pelukis impresionisme). Selain organisasi Poetra, Basoeki Abdullah juga aktif dalam Keimin Bunka Sidhosjo (sebuah Pusat Kebudayaan milik pemerintah Jepang) bersama-sama Affandi, S.Sudjoyono, Otto Djaya dan Basoeki Resobawo.
Di masa revolusi Bosoeki Abdullah tidak berada di tanah air yang sampai sekarang belum jelas apa yang melatarbelakangi hal tersebut. Jelasnya pada tanggal 6 September 1948 bertempat di Belanda Amsterdam sewaktu penobatan Ratu Yuliana dimana diadakan sayembara melukis, Basoeki Abdullah berhasil mengalahkan 87 pelukis Eropa dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Sejak itu pula dunia mulai mengenal Basoeki Abdullah, putera Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia. Selama di negeri Belanda Basoeki Abdullah sering kali berkeliling Eropa dan berkesempatan pula memperdalam seni lukis dengan menjelajahi Italia dan Perancis dimana banyak bermukim para pelukis dengan reputasi dunia.
Basoeki Abdullah terkenal sebagai seorang pelukis potret, terutama melukis wanita-wanita cantik, keluarga kerajaan dan kepala negara yang cenderung mempercantik atau memperindah seseorang ketimbang wajah aslinya. Selain sebagai pelukis potret yang ulung, diapun melukis pemandangan alam, fauna, flora, tema-tema perjuangan, pembangunan dan sebagainya.

Basoeki Abdullah banyak mengadakan pameran tunggal baik di dalam negeri maupun di luar negeri, antara lain karyanya pernah dipamerkan di Bangkok (Thailand), Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugal dan negara-negara lain. Lebih kurang 22 negara yang memiliki karya lukisan Basoeki Abdullah. Hampir sebagian hidupnya dihabiskan di luar negeri diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand dan diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka dan sejak tahun 1974 Basoeki Abdullah menetap di Jakarta.

Senin, 19 Desember 2011

BIOGRAFI AFFANDI SANG MAESTRO

Affandi Koesoema, Pria Kelahiran Cirebon, Jawa Barat, 1907 - 23 Mei 1990 adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia, mungkin pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional, berkat gaya ekspresionisnya yang khas. Pada tahun 1950-an ia banyak mengadakan pameran tunggal di India, Inggris, Eropa, dan Amerika Serikat. Pelukis yang produktif, Affandi telah melukis lebih dari dua ribu lukisan. Lukisan itu antara lain "Apa yang Harus Kuperbuat" (Januari 99), "Apa Salahku? Mengapa ini Harus Terjadi" (Februari 99), "Tidak Adil" (Juni 99), "Kembali Pada Realita Kehidupan, Semuanya Kuserahkan KepadaNya" (Juli 99), dan lain-lain. Ada pula lukisan Maryati, Rukmini Yusuf, serta Juki Affandi.

Pada umur 26 tahun, pada tahun 1933, Affandi menikah dengan Maryati, gadis kelahiran Bogor. Affandi dan Maryati dikaruniai seorang putri yang nantinya akan mewarisi bakat ayahnya sebagai pelukis, yaitu Kartika Affandi.

Sebelum mulai melukis, Affandi pernah menjadi guru dan pernah juga bekerja sebagai tukang sobek karcis dan pembuat gambar reklame bioskop di salah satu gedung bioskop di Bandung. Pekerjaan ini tidak lama digeluti karena Affandi lebih tertarik pada bidang seni lukis. Sekitar tahun 30-an, Affandi bergabung dalam kelompok Lima Bandung, yaitu kelompok lima pelukis Bandung. Mereka itu adalah Hendra Gunawan, Barli, Sudarso, dan Wahdi serta Affandi yang dipercaya menjabat sebagai pimpinan kelompok. Kelompok ini memiliki andil yang cukup besar dalam perkembangan seni rupa di Indonesia. Kelompok ini berbeda dengan Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938, melainkan sebuah kelompok belajar bersama dan kerja sama saling membantu sesama pelukis.

Ketika republik ini diproklamasikan 1945, banyak pelukis ambil bagian. Gerbong-gerbong kereta dan tembok-tembok ditulisi antara lain “Merdeka atau mati!”. Kata-kata itu diambil dari penutup pidato Bung Karno, Lahirnya Pancasila, 1 Juni 1945. Saat itulah, Affandi mendapat tugas membuat poster. Poster itu idenya dari Bung Karno, gambar orang yang dirantai tapi rantai itu sudah putus. Yang dijadikan model adalah pelukis Dullah. Lalu kata-kata apa yang harus ditulis di poster itu? Kebetulan muncul penyair Chairil Anwar. Soedjojono menanyakan kepada Chairil, maka dengan enteng Chairil ngomong: “Bung, ayo Bung!” Dan selesailah poster bersejarah itu. Sekelompok pelukis siang-malam memperbanyaknya dan dikirim ke daerah-daerah. Dari manakah Chairil memungut kata-kata itu? Ternyata kata-kata itu biasa diucapkan pelacur-pelacur di Jakarta yang menawarkan dagangannya pada zaman itu.



Bakat melukis yang menonjol pada diri Affandi pernah menorehkan cerita menarik dalam kehidupannya. Suatu saat, dia pernah mendapat beasiswa untuk kuliah melukis di Santiniketan, India, suatu akademi yang didirikan oleh Rabindranath Tagore. Ketika telah tiba di India, dia ditolak dengan alasan bahwa dia dipandang sudah tidak memerlukan pendidikan melukis lagi. Akhirnya biaya beasiswa yang telah diterimanya digunakan untuk mengadakan pameran keliling negeri India.

Sepulang dari India, Eropa, pada tahun lima puluhan, Affandi dicalonkan oleh PKI untuk mewakili orang-orang tak berpartai dalam pemilihan Konstituante. Dan terpilihlah dia, seperti Prof. Ir. Saloekoe Poerbodiningrat dsb, untuk mewakili orang-orang tak berpartai. Dalam sidang konstituante, menurut Basuki Resobowo yang teman pelukis juga, biasanya katanya Affandi cuma diam, kadang-kadang tidur. Tapi ketika sidang komisi, Affandi angkat bicara. Dia masuk komisi Perikemanusiaan (mungkin sekarang HAM) yang dipimpin Wikana, teman dekat Affandi juga sejak sebelum revolusi.

Lalu apa topik yang diangkat Affandi? “Kita bicara tentang perikemanusiaan, lalu bagaimana tentang perikebinatangan?” demikianlah dia memulai orasinya. Tentu saja yang mendengar semua tertawa ger-geran. Affandi bukan orang humanis biasa. Pelukis yang suka pakai sarung, juga ketika dipanggil ke istana semasa Suharto masih berkuasa dulu, intuisinya sangat tajam. Meskipun hidup di jaman teknologi yang sering diidentikkan jaman modern itu, dia masih sangat dekat dengan fauna, flora dan alam semesta ini. Ketika Affandi mempersoalkan ‘Perikebinatangan’ tahun 1955, kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup masih sangat rendah.

Affandi juga termasuk pimpinan pusat Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), organisasi kebudayaan terbesar yang dibubarkan oleh rezim Suharto. Dia bagian seni rupa Lembaga Seni Rupa) bersama Basuki Resobowo, Henk Ngantung, dan sebagainya.

Pada tahun enampuluhan, gerakan anti imperialis AS sedang mengagresi Vietnam cukup gencar. Juga anti kebudayaan AS yang disebut sebagai ‘kebudayaan imperialis’. Film-film Amerika, diboikot di negeri ini. Waktu itu Affandi mendapat undangan untuk pameran di gedung USIS Jakarta. Dan Affandi pun, pameran di sana.

Ketika sekelompok pelukis Lekra berkumpul, ada yang mempersoalkan. Mengapa Affandi yang pimpinan Lekra kok pameran di tempat perwakilan agresor itu. Menanggapi persoalan ini, ada yang nyeletuk: “Pak Affandi memang pimpinan Lekra, tapi dia tak bisa membedakan antara Lekra dengan Lepra!” kata teman itu dengan kalem. Karuan saja semua tertawa.

Meski sudah melanglangbuana ke berbagai negara, Affandi dikenal sebagai sosok yang sederhana dan suka merendah. Pelukis yang kesukaannya makan nasi dengan tempe bakar ini mempunyai idola yang terbilang tak lazim. Orang-orang lain bila memilih wayang untuk idola, biasanya memilih yang bagus, ganteng, gagah, bijak, seperti; Arjuna, Gatutkaca, Bima atau Werkudara, Kresna.

Namun, Affandi memilih Sokasrana yang wajahnya jelek namun sangat sakti. Tokoh wayang itu menurutnya merupakan perwakilan dari dirinya yang jauh dari wajah yang tampan. Meskipun begitu, Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel) mengabadikan wajahnya dengan menerbitkan prangko baru seri tokoh seni/artis Indonesia. Menurut Helfy Dirix (cucu tertua Affandi) gambar yang digunakan untuk perangko itu adalah lukisan self-portrait Affandi tahun 1974, saat Affandi masih begitu getol dan produktif melukis di museum sekaligus kediamannya di tepi Kali Gajahwong Yogyakarta.


Penghargaan yang pernah di raih beliau pada saat masih hidup:

1. Piagam Anugerah Seni, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1969
2. Doktor Honoris Causa dari University of Singapore, 1974
3. Dag Hammarskjöld, International Peace Prize (Florence, Italia, 1997)
4. Bintang Jasa Utama, tahun 1978
5. Julukan Pelukis Ekspresionis Baru Indonesia oleh Koran International Herald Tribune
6. Gelar Grand Maestro di Florence, Italia

Beliau juga mengikuti beberapa pameran di beberapa dunia. Berikut beberapa Pameran yang pernah di ikuti beliau:

1. Museum of Modern Art (Rio de Janeiro, Brazil, 1966)
2. East-West Center (Honolulu, 1988)
3. Festival of Indonesia (AS, 1990-1992)
4. Gate Foundation (Amsterdam, Belanda, 1993)
5. Singapore Art Museum (1994)
6. Centre for Strategic and International Studies (Jakarta, 1996)
7. Indonesia-Japan Friendship Festival (Morioka, Tokyo, 1997)
8. ASEAN Masterworks (Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia, 1997-1998)
9. Pameran keliling di berbagai kota di India.
10. Pameran di Eropa al: London, Amsterdam, Brussels, Paris, Roma
11. Pameran di benua Amerika al: Brazilia, Venezia, São Paulo, Amerika Serikat
12. Pameran di Australia

Mobil Idaman














Jumat, 09 Desember 2011

Bapak Suranip Abdul Perajin Rotan di Gorontalo

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 27 Nopember 2011, saya ditugaskan ke Kabupaten Gorontalo dalam rangka Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia, khususnya bagi para perajin rotan di Kabupaten Gorontalo dan sekitarnya. Kegiatan hasil kerjasama dengan Kementerian Perindustrian ini berjalan dengan baik dan disambut antusias oleh para perajin rotan disana. Bersama Instruktur yang saya dampingi Intan Prameswari, kami mencoba menggali potensi yang dimiliki oleh para perajin rotan disana. 

Umumnya mereka berproduksi sesuai dengan pesananan dari buyer, tanpa pernah terpikir  menciptakan desain-desain baru untuk produk kerjinan mereka. Disinilah tugas Instruktur yang saya dampingi dalam membina dan mengarahkan serta memberikan masukan tentang desain-desain baru produk pakai khususnya kerajinan rotan, sehingga perajin rotan Kabupaten Gorontalo dapat bersaing dengan para perajin rotan dari daerah lain.

Mengenal sosok Bapak Suranip Abdul adalah sesuatu yang amat berharga bagi perjalanan tugas saya kebeberapa daerah. Pria kelahiran Gorontalo 06 Januari 1953 ini adalah seorang perajin Rotan yang cukup gigih dalam membangun usaha Kerajinan Rotannya. Beliau mengawali usahanya bisa dibilang cukup nekat, berawal dari ikut bekerja pada usaha rotan saudaranya, kemudian ketika sudah dinilai cukup ilmu yang di dapat beliau membuka usahanya sendiri.

UD. ROTAN INDAH inilah nama usaha kerajinan rotan milik Bapak Suranip Abdul, yang beralamat di Jl. Cempaka No. 112 Desa Luwo’o, Kec. Telaga Jaya, Kab. Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Usaha Dagang Rotan Indah di dirikan pada tanggal 17 September 1980 oleh Bapak Suranip Abdul. Usaha Rotan Indah ini didirikan sendiri oleh Bapak Suranip dengan modal Rp 15.000 untuk membeli rotan sebagai bahan baku untuk menghasilkan satu set kursi. UD. Rotan Indah berkembang sangat pesat, bahkan  sudah di ekspor ke luar negeri.


Bapak Suranip Abdul ternyata juga salah satu penerima Penghargaan Upakarti, Rintisan Teknologi, dan Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2008, jasa kepeloporan dari bidang industri rotan, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, pada tanggal 07 Januari 2009. Beliau berhasil menerima Upakarti karena keuletan dan kegigihannya berjuang dalam memajukan usaha industri rotan khususnya di Kabupaten Gorontalo.


Produk yang dihasilkan UD. Rotan Indah adalah beragam produk yang terbuat dari Rotan, Eceng Gondok, dan Pelepah Pisang, seperti furniture, perabotan rumah tangga, kursi, meja, dan berbagai hiasan lainnya. Produk Rotan Indah dihasilkan dari rotan terbaik di Indonesia, yang sejak dulu Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil Rotan utama di dunia.


Tentang Bapak Suranip Abdul dengan UD.Rotan Indahnya, serta para perajin rotan di Kabupaten Gorontalo dan sekitarnya adalah bagian dari cerita perjalanan saya bertugas di Kabupaten Gorontalo.



Kamis, 08 Desember 2011

Tentang Bentor di Gorontalo

Ini adalah bagian cerita dari perjalanan tugas saya di Gorontalo, masing-masing  daerah tentu saja memiliki kendaraan/angkutan umum yang menjadi ciri khas,begitu juga dengan Provinsi Gorontalo. Bentor, nama sebuah kendaraan roda tiga yang kini populer di Sulawesi, khususnya Sulawesi Utara dan Gorontalo. Asal kata bentor sendiri diambil dari nama becak dan motor. Dalam pikiran  saya becak adalah  kendaraan roda tiga yang dikayuh dengan kaki manusia, namun kini becak itu sedikit lebih modern. Didaerah lain yang pernah saya lihat, kendaraan sejenis ini berbeda dengan di Gorontalo dan Sulawesi Utara, kendaraan roda tiga yang menggunakan motor didaerah lain tidak menggunakan atap sebagai penutup, tetapi sama halnya dengan becak, menggunkan penutup atau kap yang kuat sehingga membuat nyaman penumpangnya.


Bentor di Gorontalo sendiri bukan paduan becak yang ditempeli motor seperti di daerah Medan atau Aceh, kepala motor diganti dengan becak yang dirancang dari besi yang lebih kuat, sehingga mampu memuat hingga tiga orang dan barang-barang berat. Saat ini, kendaraan bentor menjadi trend di Gorontalo, bahkan menurut bebeberapa sumber, bentor merupakan kendaraan yang paling banyak di Gorontalo. Keberadaannya mampu menyaingi angkutan umum lainnya, karena rancangannya yang kuat maka jarak tempuhnya pun bisa sampai ratusan kilometer. Bahkan, untuk menuju beberapa lokasi wisata dan pusat perbelanjaan, masyarakat Gorontalo lebih dominan menggunakan bentor, karena mudah memasuki akses yang sulit dimasuki mobil angkot.

Kalau anda datang ke Gorontalo, maka sangat tepat bagi anda untuk menggunakan kendaraan ini, dan tentunya harganya pun murah meriah, anda bisa membawa barang yang cukup banyak dikendaraan ini. Dan belum afdhol rasanya kalau berkunjung ke Gorontalo dan belum sempat naik Bentor. Beberapa malam selama saya bertugas di Gorontalo dihabiskan untuk berkeliling Kota Gorontalo dengan Bentor, ini merupakan pengalaman yang menarik bagi saya. Kendaraan ini pun tidak sulit didapatkan, ketika anda datang ke Gorontalo, anda cukup menggunakan bentor untuk keperluan anda baik jarak dekat maupun jarak jauh. Bahkan tengah malam sekalipun anda mudah menemukan kendaraan ini, karena pengemudinya hingga larut malam melayani penumpangnya.

Mengenang perjalanan dengan Bentor di Gorontalo seperti tiada habisnya, selalu saja menjadi cerita istimewa dalam sejarah perjalanan tugas luar daerah .